Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2023

Ratapan dan Kekosongan

     Ah, betapa terpencilnya kota itu, yang dahulu ramai. Yang dahulu agung sekarang menjadi jajahan. Pada malam hari tersedu-sedu ia menangis, air matanya bercucuran di pipi. Dari semua sahabatnya tak ada seorangpun yang menghibur dia. Semua temannya mengkhianatinya, mereka menjadi seterunya. Ia telah ditinggalkan.      Ia tinggal di tengah-tengah bangsa, namun tidak mendapat ketentraman. Semua yang dahulu menghormatinya, sekarang menghinanya. Dan ia sendiri berkeluh kesah. Ia tak berpikir akan akhirnya, sangatlah dalam ia jatuh.      Acuh tak acuhkah kalian yang berlalu-lalang? Pandanglah dan lihatlah dengan seksama, apakah ada kesedihan seperti ini yang membuatku merana? Didesaknya aku mundur, dibuatnya aku terkejut dengan kesakitan sepanjang hari. Segala pelanggaranku adalah kuk yang berat, sehingga lumpuhlah kekuatanku. Ia membuang semua pahlawanku yang ada dalam lingkunganku. Ia menyerahkan aku ke tangan orang-orang yang tak dapat k...

Perjalanan yang Panjang

     Ini bukan tentang sebuah iman ataupun kepercayaan yang dianut. Ini adalah tentang sebuah perjalanan hidup yang selalu berproses tiada henti. Tentang sebuah perkataan dan pikiran serta harapan yang selalu ada dalam hati meskipun terkadang suka terombang-ambing oleh keadaan namun tetap kembali di tempat semula.      Sebagai manusia yang memainkan banyak peran dalam kehidupan, pasti akan selalu menghadapi badai yang berbeda di tempat yang berbeda. Tidak jarang terkadang jiwa mengeluh, menganggap diri tak mampu melaluinya bahkan lari sebelum menghadapinya hingga melakukan hal-hal bodoh. Tidak heran karena sejatinya manusia akan mencari kenyamanan dan kesenangan dengan menghindari hal-hal yang menyakitkan. Namun sampai kapan kita lari dan tak menghadapinya? Karena tidak ada satupun peristiwa yang tejadi tanpa sebuah alasan.      Sama halnya kamu datang ke dunia dengan sebuah tujuan. Ada yang bertujuan menjadi sebuah pelajaran bagi orang l...

Perubahan-Perubahan Cuaca

     Beberapa hari yang lalu cuaca sangat menakutkan, seakan-akan melahap semua yang ada di dalamnya. Tidak ada ketenangan, hanya ada gemuruh angin yang akan menerbangkan semua yang tertancap dan hentakan ombak yang siap memecahkan batu karang yang menghalanginya. Herannya dia tidak takut sama sekali akan badai itu, terasa seperti sehari-sehari, terbiasa. Atau mungkin badai itu tak sebanding dengan badai dalam hidupnya.      Tiba-tiba cuaca berubah menjadi tenang dan damai. Seakan hari kemarin hanya sebuah mimpi belaka. Cuaca malam ini ditemani dengan kesendirian yang dihiasi oleh terangnya cahaya bulan yang memantul di atas permukaan laut serta suara canda tawa dan percakapan kecil mereka yang saling sahut menyahut satu sama lain. Dia menikmati malam itu dengan lantunan lagu dan sebuah perenungan hidup yang tak pasti. Sekedar menenangkan perasaan dan meneguhkan kembali beberapa prinsip yang mulai goyah oleh keadaan.      Perubahan cuaca ...