Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2022

2022

         365 hari, 8.760 jam, 525.600 menit, 31.536.000 detik. Kamu, aku dan kita semua akhirnya berhasil melewati waktu yang panjang ini. Mungkin di antara kita ada yang melaluinya dengan penuh sukacita atas setiap berkat yang datang di kehidupannya tahun ini. Namun ada pula yang melewati tahun ini dengan penuh perjuangan, banyak hal yang harus dikorbankan atau kehilangan seseorang yang dikasihi.          Meskipun begitu, kita semua yang ada saat ini sangatlah hebat, kita adalah manusia dengan sejuta kekurangan mampu melewati semua ujian dan cobaan hidup. Kita mampu berdiri dan bangkit kembali dari kegelapan. Tidak mudah bukan?          Lewat artikel ini, aku pribadi menuangkan semua pemikiran dan perasaan yang ada. Tidak hanya untuk mengisi kekosongan hari namun juga sebagai media ku untuk lebih bisa mengenal diri sendiri dan berharap lewat tulisan ini bisa membuka luas pandangan kalian semua yang membaca....

NAMLEA

         Namlea, sebuah nama tempat yang sangat asing di telinga ku mungkin juga di telinga teman-teman. Sebuah pulau kecil yang dikelilingi oleh gradasi warna laut yang cantik, bukit-bukit yang menjulang tinggi dan air terjun yang mengalir tiada henti. Ditambah dengan suasana tenang dan penduduk yang ramah, sangat berbanding terbalik dengan asal tempatku yang sangat hiruk pikuk dan jauh dari pemandangan alam.           Awalnya aku hanya berencana untuk menenangkan diri, membuang semua hal yang selama ini membebani perasaan, menyembuhkan luka sambil berbenah diri. Mengenal lebih dalam tentang diri ini, menguji diri ini sejauh mana bisa melangkah dan bertahan dengan keterbatasan yang ada.          Ternyata di tempat kecil ini, aku belajar banyak hal. Hal yang biasa aku lihat di film-film dan hanya ku anggap fiksi ternyata terjadi di dunia nyata. Hal-hal yang ku anggap jahat ternyata tak seburuk itu. Yang ku k...

REASON

          Kenapa saya lahir di keluarga ini? Kenapa saya menjadi orang yang seperti ini? Kenapa mereka melakukan hal itu? Kenapa orang lain bisa dan saya tidak? Kenapa orang-orang bisa bersikap egois dan saya harus memakluminya? Kenapa? Banyak pertanyaan yang muncul di dalam kepala ini.          Suatu hari saya ingin menjadi mereka, merasakan apa yang mereka rasakan saat melakukan hal-hal yang tidak bisa saya lakukan. Apakah sangat menyenangkan? Apakah justru sangat menyiksa, bahwa nyatanya apa yang mereka tampilkan ke orang lain tidak sepenuhnya apa yang mereka rasakan. Kenapa tidak mereka tunjukkan saja sejujurnya apa yang dirasakan? Kenapa harus berbohong pada diri sendiri? Apakah orang lain akan menghukum mu perihal itu? Bukankah tidak ada hukum yang berlaku?          Jika benar orang lain menghukum, berarti mereka pun ikut membohongi diri mereka sendiri. Bukankah itu melelahkan? Menghukum orang lain sam...