Kenapa saya lahir di keluarga ini? Kenapa saya menjadi orang yang seperti ini? Kenapa mereka melakukan hal itu? Kenapa orang lain bisa dan saya tidak? Kenapa orang-orang bisa bersikap egois dan saya harus memakluminya? Kenapa? Banyak pertanyaan yang muncul di dalam kepala ini.
Suatu hari saya ingin menjadi mereka, merasakan apa yang mereka rasakan saat melakukan hal-hal yang tidak bisa saya lakukan. Apakah sangat menyenangkan? Apakah justru sangat menyiksa, bahwa nyatanya apa yang mereka tampilkan ke orang lain tidak sepenuhnya apa yang mereka rasakan. Kenapa tidak mereka tunjukkan saja sejujurnya apa yang dirasakan? Kenapa harus berbohong pada diri sendiri? Apakah orang lain akan menghukum mu perihal itu? Bukankah tidak ada hukum yang berlaku?
Jika benar orang lain menghukum, berarti mereka pun ikut membohongi diri mereka sendiri. Bukankah itu melelahkan? Menghukum orang lain sambil membohongi diri sendiri. Tidak bisakah kita sejenak saja melupakan pendapat orang lain? Sekali saja bebas melakukan apapun yang kamu mau tanpa takut dihukum dengan komentar orang lain.
Bukankah kamu, saya dan orang lain, kita semua punya masing-masing alasan yang tidak bisa kita jelaskan dan hanya diri ini saja yang mengerti. Kita punya alasan kenapa kita bersikap egois, kita punya alasan kenapa kita melakukan hal-hal yang sebenarnya bertentangan dengan aturan yang berlaku. Semua hal yang terjadi dalam hidup pasti punya alasan dan tujuannya. Entah itu untuk mendatangkan kebaikan atau memberikan pelajaran. Pastinya semua punya alasan.

Comments
Post a Comment