"Apa yang kamu cari ?" Pernahkah pertanyaan ini terlintas dipikiran kalian? Atau sudah pasti pertanyaan ini akan terlintas dalam setiap benak pikiran manusia? Jika belum, coba sesekali kamu mempertanyakan ini pada dirimu sendiri, duduk diam di tengah keheningan, sambil merenungi satu pertanyaan ini. Kadangkala kamu tidak akan langsung menemukan jawaban pastinya.
Apakah kamu mencari kebahagiaan? Di tengah dunia yang kejam ini, apakah kamu bisa mendapatkannya tanpa merampas/menyakiti orang lain? Apakah kamu benar-benar bisa bahagia setelah mendapatkannya? Karena nyatanya manusia akan menggapai kebahagiaannya dengan sejuta cara tanpa memandang baik buruk cara kerjanya. Nyatanya manusia pun tak pernah puas dengan apa yang sudah dimiliki. Apakah ini karena kurangnya rasa syukur di antara kita?
Apakah kamu mencari kebenaran? Bahkan dunia sekarang sudah penuh dengan kepalsuan dan kebohongan yang tak bisa lagi kita bedakan keasliannya. Namun saat mencari kebenaran, kamu sendiri ragu akan banyak hal. Nyatanya kebenaran hanya akan menyakiti mu. Bisakah kamu memikul rasa itu tanpa menyangkalnya? Atau lari begitu saja tanpa ada penyelesaian.
Apa lagi yang kamu cari saat ini? Dunia menawarkan banyak sekali keindahan dan kenikmatan yang membuat kita lupa akan hal-hal kecil yang berharga. Kita mencari banyak hal di dunia fatamorgana ini, tapi lupa satu hal yang sangat penting yaitu KAMU. Iya kamu, dirimu sendiri.
Tidakkah kamu sudah mencari tahu tentang dirimu sendiri? Siapa kamu sebenarnya dan siapa saja yang bersedia menemanimu sampai sekarang? Apa kelemahan dan kelebihan mu? Apa tujuan kamu ada di antara makhluk yang lainnya? Jalan mana yang ingin kau tempuh, baik atau buruk? Mencari tahu dan mengenal lebih jauh tentang diri sendiri akan membuatmu terasa lebih tenang dan damai. Kenyataannya hanya ada dirimu sendiri beserta mereka yang menjadi bagian dari hidupmu yang layak menjadi rumah untuk bersandar dan tujuan akhir dalam sebuah perjalanan.
Setelah merenungkan ini, apakah lagi yang kamu cari? Bukankah apa yang kamu miliki saat ini sudah cukup? Sesekali lihatlah ke bawah, masih ada mereka yang menginginkan kehidupan kita. Tidakkah lehermu lelah karena harus selalu melihat ke atas? Cukupkan saja apa yang ada, dengan begitu semua hal akan datang menghampirimu.

Comments
Post a Comment