Skip to main content

Persimpangan Jalan


    Dia adalah pembohong handal, pintar menyembunyikan rasa dan memanipulasi keadaan. Dia selalu berkata pada dirinya sendiri "tidak apa-apa, semua akan baik-baik saja", "sabar dan maafkan, ikhlaskan saja", "hari ini kamu hebat bisa melalui semuanya, esok juga begitu", banyak kalimat afirmasi lain yang selalu dia sebutkan untuk menenangkan dirinya sendiri.
    Dia tidak pandai mengatakan apa yang dia rasakan, namun dia pandai pergi dan menghilang. Dia jatuh dan terluka berkali-kali namun selalu bangkit dan menegakkan kembali kepala yang sempat tertunduk lemas. Dia menangis dalam kegelapan dan kesesakan, namun dia mengusap air matanya dan kembali menarik nafas sedalam-dalamnya.
    Sambil menggigit bibir dan mengernyitkan dahinya, dia bertanya "Kenapa aku yang harus mengalami ini?", "Bagaimana bisa aku diperlakukan seperti ini, ketika aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk tidak menyakiti siapapun?", "Apakah perbuatanku selama ini salah?", "Siapa saja, apakah ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ku ini?".
    Dia dan teka-teki kehidupannya yang misterius sudah berada di persimpangan jalan. Perjalanan yang sebelumnya hanya lurus-lurus saja sekarang membutuhkan arahan yang baru. Apakah harus ke kiri? Atau ke kanan saja? Hal-hal apa saja yang menantinya di setiap ujung jalan itu? Apakah aku akan bahagia atau justru menyesal nantinya? Apakah aku berhenti saja di persimpangan ini?
    Saat ini dia tidak bisa berpikir rasional, banyak energi yang terkuras untuk dia bisa sampai di persimpangan jalan ini. Dia dan kebodohannya, dia yang dibutakan oleh kebaikan orang lain nyatanya hanya untuk dimanfaatkan saja. Dia dengan intuisinya yang kuat namun sering dia abaikan hanya untuk membuat keadaan terlihat baik-baik saja. Dia yang selalu memberikan yang terbaik namun sering tak dianggap ada keberadaannya. Dia dan egonya yang selalu dibelakangkan hanya untuk mendahului keinginan orang lain. Dia dan keberaniannya dalam mencari kebenaran namun sering tertutupi oleh ketakutan akan terluka.
    Saat ini, di persimpangan jalan, dia mencoba menenangkan dirinya, mengikuti intuisinya dan membiarkan semua terjadi dan mengalir sebagaimana mestinya. Ini bukan lagi tentang cara memaafkan yang sudah terjadi namun tentang cara melepaskan dan mengikhlaskan segala sesuatu yang bukan ditakdirkan untuknya. Dia tidak menyerah namun berserah kepada Sang Pencipta sekaligus Sang Pemilik yang absolut.
    Dia tidak akan lagi mencari ataupun mengejar pengakuan. Dia akan melepaskan apapun yang membuatnya terluka. Dia akan mengikhlaskan semua yang membuatnya kecewa. Dia tidak akan lagi terluka oleh harapan-harapan yang diberikan. Dia tidak akan lagi mengorbankan dirinya sendiri hanya untuk membahagiakan orang lain. Dia akan membebaskan dirinya. Persimpangan jalan ini tidak lagi membuatnya takut, dia akan menutup mata sambil mengikuti kemana intuisinya berkata. Apapun yang ada di ujung jalan itu nantinya, dia berusaha siap dan akan menikmati setiap proses perjalanannya.
    Ini bukan perihal ego, namun dia tahu kapan waktunya untuk berhenti dan pergi.

Comments

  1. Akan selalu ada pilihan disetiap persimpangan, arah yang dituju atau malah kembali ke tempat semula. Semuanya mengenai kehidupan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

HARE & TORTOISE

         Today, I have a story about the hare and the  tortoise . They were living in the small forest, they only have each other. Someday, they met some of birds  which has its own beautiful color. Almost every time they do activities together and feeling enjoy. But, sometimes the tortoise feels something is up with the hare. She didn't know about that feeling and always try to ignore it.          The tortoise thought that she moved too slowly so the hare and the birds always play together without her. Or, the hare was more comfortable playing with the birds because she found her real environment, so she forgot about the tortoise. The tortoise couldn't say it to the hare, cause she was afraid to hurting her. So, she kept it alone and act like nothing happen.              The hare looks so happy, she laugh and always had more energy. It might be she has partner with one of...

WINE

          Kata wine tidak lagi asing di telinga kita, wine adalah minuman beralkohol, hasil fermentasi dari buah anggur yang banyak diminati oleh semua kalangan. Wine sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, jika melebihi batas maka akan memabukkan dan memiliki dampak buruk lainnya. Ada hal yang mirip seperti wine dalam kehidupan kita. Ntah itu uang sebagai wine, karir, sebuah hubungan atau sesuatu yang membuat kita tanpa sadar menjadikannya sebagai wine kehidupan.          Banyak nya hal yang sudah dilakukan, banyak nya manusia yang dijumpai, banyak rasa yang sudah dicoba, ternyata wine kehidupan ku adalah sebuah hubungan. Sebuah hubungan yang tenang dan nyaman, sebuah hubungan yang bisa membuat mu bebas berekspresi hingga tidak sadar jarum jam terus berputar Ternyata aku sudah tercandu wine itu.          Tidak pernah terpikirkan bahwa wine itu akan habis pada waktunya. Tidak per...
  Jangan takut apabila kita ditabur di tempat yang penuh duri dan semak belukar.... Tuhan, kali ini kendalanya di luar kendaliku, akan seindah apa di ujung sana? Mungkin aku terlihat tenang di luar sana. Namun yang sebenarnya terjadi adalah aku sedang mati-matian membenahi segalanya yang telah rusak. Mungkin aku bersiap baik-baik saja dan tertawa lepas di depan semua. Namun kenyataannya tiap malam aku masih sering menangis sendiri dan mencemaskan semua hal. Tuhan, tolong sembuhkan bagian dari diriku yang tidak bisa aku diskusikan dengan siapapun. Aku percaya porsi bahagiaku tidak akan berkurang. Akan tetapi ku cari alasan-alasan kecil yang membuatku bisa bertahan setiap harinya.