Waktu kecil aku takut mati, takut tidak bisa menua, melakukan banyak hal dan menikmati hidup dengan orang-orang terkasih. Kematian meninggalkan kesan yang menakutkan dan membuat diri ini terpuruk untuk alasan yang masih samar-samar. Jika mati dengan usia muda mungkin aku akan merasa sangat-sangat tidak beruntung karena tidak diberikan kesempatan yang banyak di dunia ini.
Semakin bertambah usia, aku melihat dunia mulai berubah. Apakah memang dunia yang berubah atau hanya aku yang baru menyadari dunia yang sesungguhnya itu seperti ini? Dunia yang ku anggap putih dan berwarna tanpa kegelapan seiring waktu mulai menunjukkan sisi gelapnya. Orang-orang yang ku anggap baik dan tak berniat jelek ternyata memiliki maksud dan tujuannya sendiri. Seakan selama ini aku hanya bermimpi dan dimanjakan oleh fantasiku sendiri.
Walapun dunia seperti itu, aku masih punya sosok perempuan paruh baya yang tidak pernah berubah dan aku mengandalkannya. Tak pernah terbesit bahwa dia akan meninggalkan dunia ini tanpa salam perpisahan. Hancur, seketika dunia yang ku miliki hancur. Banyak keinginan yang ingin dilakukan untuk dia seketika terhenti dan tidak bisa dilanjutkan sampai kapanpun.
Butuh waktu bertahun-tahun untuk terbangun dan menerima kenyataan. Butuh usaha untuk mengikhlaskan dan memaafkan diri untuk berdamai dengan penyesalan. Butuh energi untuk mulai beradaptasi tanpa kehadirannya lagi. Perlahan kematian mulai menggerogoti jiwa ini. Mulai mati rasa, mati semangat dan mati tujuan hidup. Tubuhku ada namun jiwa ini mulai mati.
Satu pelukkan. Dia memelukku dengan lembut dan hangat di tempat kami suka menghabiskan waktu bersama. Bahagia dan sedih bercampur. Bahagia karena dia sudah terbebas dari semua ikatan dunia. Sedih karena tidak ada lagi dia dalam keseharian ku. Satu pelukkan singkat yang sampai sekarang masih ku ingat dan membekas.
Pelukkan itu menyadarkan ku bahwa dia boleh hilang dalam pandangan namun selalu hidup dalam keseharianku. Kematian itu seakan tidak lagi berarti. Kematian tidak lagi menakutkan. Namun kematian menjadi motivasi akhir untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi manusia yang maksimal dalam hidup.

Comments
Post a Comment