Skip to main content

DEATH

 


    Waktu kecil aku takut mati, takut tidak bisa menua, melakukan banyak hal dan menikmati hidup dengan orang-orang terkasih. Kematian meninggalkan kesan yang menakutkan dan membuat diri ini terpuruk untuk alasan yang masih samar-samar. Jika mati dengan usia muda mungkin aku akan merasa sangat-sangat tidak beruntung karena tidak diberikan kesempatan yang banyak di dunia ini.
    Semakin bertambah usia, aku melihat dunia mulai berubah. Apakah memang dunia yang berubah atau hanya aku yang baru menyadari dunia yang sesungguhnya itu seperti ini? Dunia yang ku anggap putih dan berwarna tanpa kegelapan seiring waktu mulai menunjukkan sisi gelapnya. Orang-orang yang ku anggap baik dan tak berniat jelek ternyata memiliki maksud dan tujuannya sendiri. Seakan selama ini aku hanya bermimpi dan dimanjakan oleh fantasiku sendiri.
    Walapun dunia seperti itu, aku masih punya sosok perempuan paruh baya yang tidak pernah berubah dan aku mengandalkannya. Tak pernah terbesit bahwa dia akan meninggalkan dunia ini tanpa salam perpisahan. Hancur, seketika dunia yang ku miliki hancur. Banyak keinginan yang ingin dilakukan untuk dia seketika terhenti dan tidak bisa dilanjutkan sampai kapanpun.
    Butuh waktu bertahun-tahun untuk terbangun dan menerima kenyataan. Butuh usaha untuk mengikhlaskan dan memaafkan diri untuk berdamai dengan penyesalan. Butuh energi untuk mulai beradaptasi tanpa kehadirannya lagi. Perlahan kematian mulai menggerogoti jiwa ini. Mulai mati rasa, mati semangat dan mati tujuan hidup. Tubuhku ada namun jiwa ini mulai mati.
    Satu pelukkan. Dia memelukku dengan lembut dan hangat di tempat kami suka menghabiskan waktu bersama. Bahagia dan sedih bercampur. Bahagia karena dia sudah terbebas dari semua ikatan dunia. Sedih karena tidak ada lagi dia dalam keseharian ku. Satu pelukkan singkat yang sampai sekarang masih ku ingat dan membekas.
    Pelukkan itu menyadarkan ku bahwa dia boleh hilang dalam pandangan namun selalu hidup dalam keseharianku. Kematian itu seakan tidak lagi berarti. Kematian tidak lagi menakutkan. Namun kematian menjadi motivasi akhir untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi manusia yang maksimal dalam hidup.

Comments

Popular posts from this blog

HARE & TORTOISE

         Today, I have a story about the hare and the  tortoise . They were living in the small forest, they only have each other. Someday, they met some of birds  which has its own beautiful color. Almost every time they do activities together and feeling enjoy. But, sometimes the tortoise feels something is up with the hare. She didn't know about that feeling and always try to ignore it.          The tortoise thought that she moved too slowly so the hare and the birds always play together without her. Or, the hare was more comfortable playing with the birds because she found her real environment, so she forgot about the tortoise. The tortoise couldn't say it to the hare, cause she was afraid to hurting her. So, she kept it alone and act like nothing happen.              The hare looks so happy, she laugh and always had more energy. It might be she has partner with one of...

WINE

          Kata wine tidak lagi asing di telinga kita, wine adalah minuman beralkohol, hasil fermentasi dari buah anggur yang banyak diminati oleh semua kalangan. Wine sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, jika melebihi batas maka akan memabukkan dan memiliki dampak buruk lainnya. Ada hal yang mirip seperti wine dalam kehidupan kita. Ntah itu uang sebagai wine, karir, sebuah hubungan atau sesuatu yang membuat kita tanpa sadar menjadikannya sebagai wine kehidupan.          Banyak nya hal yang sudah dilakukan, banyak nya manusia yang dijumpai, banyak rasa yang sudah dicoba, ternyata wine kehidupan ku adalah sebuah hubungan. Sebuah hubungan yang tenang dan nyaman, sebuah hubungan yang bisa membuat mu bebas berekspresi hingga tidak sadar jarum jam terus berputar Ternyata aku sudah tercandu wine itu.          Tidak pernah terpikirkan bahwa wine itu akan habis pada waktunya. Tidak per...
  Jangan takut apabila kita ditabur di tempat yang penuh duri dan semak belukar.... Tuhan, kali ini kendalanya di luar kendaliku, akan seindah apa di ujung sana? Mungkin aku terlihat tenang di luar sana. Namun yang sebenarnya terjadi adalah aku sedang mati-matian membenahi segalanya yang telah rusak. Mungkin aku bersiap baik-baik saja dan tertawa lepas di depan semua. Namun kenyataannya tiap malam aku masih sering menangis sendiri dan mencemaskan semua hal. Tuhan, tolong sembuhkan bagian dari diriku yang tidak bisa aku diskusikan dengan siapapun. Aku percaya porsi bahagiaku tidak akan berkurang. Akan tetapi ku cari alasan-alasan kecil yang membuatku bisa bertahan setiap harinya.