Skip to main content

My Preferito

 


    Aku suka putih, bentuk representasi dari keseluruhan warna yang ada. Ia sederhana namun menyimpan makna yang dalam. Dengannya dapat dilukisi banyak oleh warna-warni lainnya. Warna yang menenangkan sekaligus menyejukkan pikiran.
    Aku suka pantai, di sana pikiran kemelut tergantikan oleh berisiknya suara deru ombak. Penglihatan yang terkotak-kotak dapat leluasa melihat dari berbagai sudut pandang.
    Aku suka semua fenomena yang terlukis di langit. Matahari yang mulai muncul menyinari pagi maupun matahari yang mulai redup untuk beristirahat. Pelangi yang menghiasi langit setelah hujan hingga bulan dan bintang-bintang yang menghiasi langit malam yang gelap. Semua ada masanya.
    Aku menyukai masa laluku, tidak secara tiba-tiba namun perlahan seiringnya waktu aku sembuh. Ia adalah bagian dari kehidupanku dan aku berproses di dalamnya. Aku mulai bisa memeluk erat dengan tanpa rasa sakit.
    Aku suka duniaku, dunia yang diisi oleh segelintir manusia-manusia unik dan menyenangkan. Baik keluarga maupun pertemananku, tidak sebanyak yang kalian pikirkan namun mereka mampu memberikan banyak hal dalam duniaku.
    Selain suka jajan dan jalan, aku juga suka dia. Sosok lelaki yang tidak pernah ku bayangkan, seseorang yang bisa ku tunjukkan semua hal yang ku suka tanpa berpikir panjang. Dengannya hari-hariku dipenuhi tawa dan canda. Aku suka semua hal tentang dia. Jag är glad när jag är med dig.
    Namun diantara semuanya itu, aku terlebih suka dengan Tuhanku, yang selalu ku imani dan selalu berakhir amin. Ia selalu mampu membuatku kagum dan tak pernah membuatku berhenti untuk bersyukur. Apa yang ku doakan selalu Ia wujudkan dan Ia tidak pernah meninggalkan, bahkan Ia selalu hadir di waktu titik terendah.
    Sebagaimana aku memimpikan masa depan, aku telah membangunnya terlebih dahulu dengan hidup di masa sekarang sambil tersenyum dan berkata: "Tidak apa jika kelak telah habis masanya, karena aku telah menikmati semua saat moment itu terjadi. Tidak apa jika tugasku telah selesai, karena aku mengerjakannya dengan riang tanpa sebuah rasa penyesalan."
    Aku akan selalu dan tetap tenggelam dalam My Preferito.

Comments

Popular posts from this blog

HARE & TORTOISE

         Today, I have a story about the hare and the  tortoise . They were living in the small forest, they only have each other. Someday, they met some of birds  which has its own beautiful color. Almost every time they do activities together and feeling enjoy. But, sometimes the tortoise feels something is up with the hare. She didn't know about that feeling and always try to ignore it.          The tortoise thought that she moved too slowly so the hare and the birds always play together without her. Or, the hare was more comfortable playing with the birds because she found her real environment, so she forgot about the tortoise. The tortoise couldn't say it to the hare, cause she was afraid to hurting her. So, she kept it alone and act like nothing happen.              The hare looks so happy, she laugh and always had more energy. It might be she has partner with one of...

WINE

          Kata wine tidak lagi asing di telinga kita, wine adalah minuman beralkohol, hasil fermentasi dari buah anggur yang banyak diminati oleh semua kalangan. Wine sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, jika melebihi batas maka akan memabukkan dan memiliki dampak buruk lainnya. Ada hal yang mirip seperti wine dalam kehidupan kita. Ntah itu uang sebagai wine, karir, sebuah hubungan atau sesuatu yang membuat kita tanpa sadar menjadikannya sebagai wine kehidupan.          Banyak nya hal yang sudah dilakukan, banyak nya manusia yang dijumpai, banyak rasa yang sudah dicoba, ternyata wine kehidupan ku adalah sebuah hubungan. Sebuah hubungan yang tenang dan nyaman, sebuah hubungan yang bisa membuat mu bebas berekspresi hingga tidak sadar jarum jam terus berputar Ternyata aku sudah tercandu wine itu.          Tidak pernah terpikirkan bahwa wine itu akan habis pada waktunya. Tidak per...
  Jangan takut apabila kita ditabur di tempat yang penuh duri dan semak belukar.... Tuhan, kali ini kendalanya di luar kendaliku, akan seindah apa di ujung sana? Mungkin aku terlihat tenang di luar sana. Namun yang sebenarnya terjadi adalah aku sedang mati-matian membenahi segalanya yang telah rusak. Mungkin aku bersiap baik-baik saja dan tertawa lepas di depan semua. Namun kenyataannya tiap malam aku masih sering menangis sendiri dan mencemaskan semua hal. Tuhan, tolong sembuhkan bagian dari diriku yang tidak bisa aku diskusikan dengan siapapun. Aku percaya porsi bahagiaku tidak akan berkurang. Akan tetapi ku cari alasan-alasan kecil yang membuatku bisa bertahan setiap harinya.