Skip to main content

Taman Bermain


    Aku mau punya banyak teman!”, “Sepertinya seru jika aku bisa berteman dengan dia.”, pikir ku waktu kecil. “Kita harus berteman sampai seterusnya.” “Jangan lupain aku ya.”, tutur ku kepada mereka. Waktu kecil kita hanya tahu bahwa kesenangan hanya didapatkan dari bermain dan memiliki banyak teman. Ternyata semakin bertambahnya usia, lingkaran pertemanan kian mengecil. Ntah karena kesibukan masing-masing atau karena masa mereka dalam kehidupan kita sudah usai.

    Aku kira kehidupan dewasa itu bisa menjaga pertemanan yang sudah ada dan bisa memperbanyak pertemanan lainnya. Ternyata seiring berjalannya waktu semua berubah. Layaknya taman bermain yang akan selalu berubah, baik menjadi lebih besar atau hilang digantikan dengan tempat yang lainnya. Aku tersadar bahwa taman bermain itu bisa dibangun dimana saja, di tempat ibadah, lingkungan sekolah atapun kantor, mungkin juga di kehidupan sosial.

    Saat ini aku punya beberapa taman bermain, baik taman bermain yang sudah lama ku jaga hingga taman bermain yang baru saja ku bentuk. Taman bermain ini ku rawat dan ku jaga bersama-sama dengan mereka yang hingga saat ini tetap setia mendukung, mendengarkan dan membantu di kala susah. Berbagi suka-duka, menertawakan kebodohan masing-masing, menghibur di saat kesesakan, menasihati dan menegur kesalahan. Tidak ada topeng, hanya ada kelemahan yang kita tampilkan masing-masing.

    Kita pernah selisih paham karena ego, kita pernah merasa tersakiti karena kurangnya pengertian, kita pernah menjauh atau mungkin sudah jarang menyapa hanya untuk sekedar menanyakan kabar. Kita sudah jarang bertatap muka karena jarak dan waktu, serta kesibukkan kita masing-masing. Apapun itu, kenangan dan semua hal yang pernah kita lalui bersama tidak akan pernah terkikis oleh apapun.

    Mungkin ini terdengar klise, namun aku bersyukur pernah mengenal kalian dan membuat hari-hariku berwarna. Memang lelah saat bersama kalian, karena waktu satu hingga dua jam saja tak cukup puas untuk kita bercerita dan tertawa bersama. Namun yakinlah, letihku itu terbayarkan dengan rasa bahagia yang membuatku tertidur dengan pulas. Apapun yang akan terjadi di masa depan, semoga hidup kalian tetap berjalan dengan warna-warni yang indah, baik kita masih bersama ataupun tidak. Pintaku hanya satu, cukup ingatkan dirimu tentang hal-hal manis yang pernah kita lalui bersama.

 

Comments

Popular posts from this blog

HARE & TORTOISE

         Today, I have a story about the hare and the  tortoise . They were living in the small forest, they only have each other. Someday, they met some of birds  which has its own beautiful color. Almost every time they do activities together and feeling enjoy. But, sometimes the tortoise feels something is up with the hare. She didn't know about that feeling and always try to ignore it.          The tortoise thought that she moved too slowly so the hare and the birds always play together without her. Or, the hare was more comfortable playing with the birds because she found her real environment, so she forgot about the tortoise. The tortoise couldn't say it to the hare, cause she was afraid to hurting her. So, she kept it alone and act like nothing happen.              The hare looks so happy, she laugh and always had more energy. It might be she has partner with one of...

WINE

          Kata wine tidak lagi asing di telinga kita, wine adalah minuman beralkohol, hasil fermentasi dari buah anggur yang banyak diminati oleh semua kalangan. Wine sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, jika melebihi batas maka akan memabukkan dan memiliki dampak buruk lainnya. Ada hal yang mirip seperti wine dalam kehidupan kita. Ntah itu uang sebagai wine, karir, sebuah hubungan atau sesuatu yang membuat kita tanpa sadar menjadikannya sebagai wine kehidupan.          Banyak nya hal yang sudah dilakukan, banyak nya manusia yang dijumpai, banyak rasa yang sudah dicoba, ternyata wine kehidupan ku adalah sebuah hubungan. Sebuah hubungan yang tenang dan nyaman, sebuah hubungan yang bisa membuat mu bebas berekspresi hingga tidak sadar jarum jam terus berputar Ternyata aku sudah tercandu wine itu.          Tidak pernah terpikirkan bahwa wine itu akan habis pada waktunya. Tidak per...
  Jangan takut apabila kita ditabur di tempat yang penuh duri dan semak belukar.... Tuhan, kali ini kendalanya di luar kendaliku, akan seindah apa di ujung sana? Mungkin aku terlihat tenang di luar sana. Namun yang sebenarnya terjadi adalah aku sedang mati-matian membenahi segalanya yang telah rusak. Mungkin aku bersiap baik-baik saja dan tertawa lepas di depan semua. Namun kenyataannya tiap malam aku masih sering menangis sendiri dan mencemaskan semua hal. Tuhan, tolong sembuhkan bagian dari diriku yang tidak bisa aku diskusikan dengan siapapun. Aku percaya porsi bahagiaku tidak akan berkurang. Akan tetapi ku cari alasan-alasan kecil yang membuatku bisa bertahan setiap harinya.