Skip to main content

EMOTIONS

 

  
        Begitu banyak bentuk emosi yang bermunculan, emosi marah, jijik, takut, bahagia, sedih, terkejut dan lainnya. Manusia dengan mudahnya merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu yang belum tentu akan terjadi.
       Emosi adalah perasaan intens atau reaksi terhadap seseorang atau sesuatu. Kebanyakan dari kita abai akan adanya emosi dalam diri maupun orang lain, sehingga kita terkadang kehilangan kendali atas diri sendiri dan situasi lingkungan kian membuat sesak. Nyatanya emosi dapat membuat hidup kita semakin bewarna, semakin banyak emosi yang kita rasakan maka semakin banyak juga hal-hal baru yang kita dapatkan.
      Misalnya, pagi ini kita memiliki emosi marah yang diwakili oleh warna merah, kemudian satu jam kemudian kita mendapatkan kabar bahagia yang bisa diwakili oleh warna biru dan di saat sore hari tiba-tiba kita merasakan emosi sedih sehabis menonton film, hal ini diwakiliki oleh warna abu-abu. Pada saat malam hari kita bisa menyisihkan waktu untuk merenung setiap emosi yang dirasakan sebelumnya dan meletakkan setiap warna emosi di atas kertas kanva. Bukankah itu unik?
        Manusia unik dengan setiap emosi yang dimilikinya, namun akan indah dilukis jika kita bisa paham setiap warna dalam emosi dan mampu mengendalikannya sehingga menjadi bentuk yang kita inginkan.

Comments

Popular posts from this blog

Prolog Cerita

          Meli, sosok gadis kecil periang yang selalu memiliki rasa penasaran yang tinggi. Ia sangat keras kepala namun memiliki hati yang sangat lembut. Tak mengenal rasa takut untuk mencoba serta memiliki segudang cita-cita dan impian. Dengan jiwa sosialnya yang sangat tinggi kerap membuat ia pusing sendiri jika tidak bisa membantu mereka saat itu juga secara langsung. Dan akhirnya ia mempergunakan orang-orang di sekitarnya untuk merealisasikan bantuan tersebut. Lumayan juga, pikirnya.      Toa, begitu nama panggilannya. Lelaki yang terlahir dalam kesederhanaan dan tumbuh dewasa. Tak sesuai dengan umurnya, ia sudah memiliki pendiriannya sendiri, tidak mudah terpengaruh dengan keadaan namun tetap terbuka dengan setiap masukkan. Di balik sikapnya yang terlihat diam dan cuek, ternyata diam-diam dia mengamati orang-orang di sekitarnya.      Meli dan Toa, dua manusia dengan kepribadian yang berbeda. Meli yang ekstrovert dan Toa y...

Anak Tangga

     Setiap orang punya tangganya masing-masing. Setiap orang punya cara dan jarak langkahnya masing-masing. Baik naik ataupun turun, semua punya waktu dan prosesnya masing-masing. Ada juga di tengah prosesnya harus terhenti karena keadaan atau juga karena memang ia ingin berhenti sejenak untuk beristirahat. Ada yang menaiki tangga dengan perlahan, ada juga yang menaikinya dengan dua anak tangga sekaligus. Ada yang menuruni tangga sambil menikmatinya dan ada juga yang tiba-tiba terperosok karena tidak berhati-hati. Meskipun sakit karena terjatuh, ia harus tetap bangkit berdiri.      Sembari menaiki dan menuruni anak tangga, ia bisa menikmati prosesnya sambil melihat keindahan sekitar dengan tidak melupakan tujuannya. Lebih indah jika ada tangan yang berpegangan saat menikmati semua proses ini. Seakan ada orang lain yang ikut juga merasakan apa yang kita rasakan. Dengannya kita merasa lebih aman dan tidak takut untuk menaiki atau menuruni setiap anak tangga....

Pulang ke Rumah

       Senang rasanya bisa kembali pulang ke rumah setelah menjalani semua tugas dan tanggung jawab yang menguras tenaga dan pikiran. Pulang kali ini mungkin sedikit berbeda dari waktu-waktu sebelumnya. Ada sedikit yang berkurang namun tidak mengurangi rasa rindu itu.     Gubuk kecil yang dipenuhi oleh manusia-manusia berisik, aroma tungku yang terbakar, suara panci yang berdenting, semua hal sederhana semuanya ada di sini. Sejenak, cerita dan suara tawa mereka mampu melepaskan beban yang ada. Sungguh sebuah tempat peristirahatan yang nyaman.     Jauh dari jangkauan zaman membuat insan ini bisa lebih menyatu dengan alam. Ketenangan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata namun hanya dapat dirasakan oleh jiwa. Ketenangan yang tidak bisa ditukar maupun dibeli dengan apapun.     Ayam berkokok, perlahan semua pintu dan jendela terbuka, cahaya matahari berlomba masuk menyinari kedalaman rumah.  Tidak ada aktifiitas yang istimewa, sem...