Setelah mengalihkan pikiran dengan tersenyum setiap detiknya, sampailah dengan ujung sebuah kata "PENERIMAAN". Terima apapun keadaan sekarang, terima setiap situasi yang dihadapi, terima atas setiap luka, kegagalan, ketidakberuntungan atau apapun itu yang membuat jiwa ini harus menerimanya. Seperti hidup di tengah gurun pasir, ujung jalannya tak terlihat dan tak tahu badai seperti apa yang akan dihadapi sehingga raga ini tak bisa mempersiapkan satu halpun dengan pasti. Tiba saatnya hidup di tepi jurang, mengikhlaskan terlebih dahulu atau tetap berdiri teguh menunggu jembatan kan dibangun. Nyatanya tidak ada yang salah dengan hal itu, mereka sama-sama ingin bertahan hidup terlepas dari pilihan mana yang akan diambil. Terima saja. Biarkan doa dan usahamu didukung oleh alam, sehingga Sang Penguasa mengambil keputusan dan kamu akan selalu berakhir dengan "PENERIMAAN".